Tabarruj Merusak Islam (Bagian 1)

A. Tabarruj secara bahasa.

Tabarruj secara bahasa adalah berhias atau bersolek,atau istilah ngetrennya adalah ”BERDANDAN”.

B. Tabarruj secara istilah.

Tabarruj secara istilah mempunyai banyak kandungan arti,diantaranya adalah sebagai berikut:

1.) wanita yang senantiasa mempertontonkan perhiasan dan kecantikannya kepada laki-laki.( lihat kitab lisanul arab ibnu manzhur jilid 1 hal 369,penerbit darul hadits,cairo thn 2003 ).

2.) wanita yang menampakkan perhiasannya kepada manusia(laki-laki) yang bukan mahrom dan itu adalah perbutan yang tercela.(lihat kitab lisanul arab ibnu manzhur jilid 1 hal 370,penerbit darul hadits,cairo thn 2003).

3.) wanita yang merperlihatkan perhiasannya dan kecantikannya.( lihat al-mu’jam al-wajiz hal 43 ).

4.) wanita yang jalannya dibuat-buat dan genit/centil.( menurtut seorang tabiin&mufassir yang bernama” qotadah ”).

5.) tindakan seorang wanita yang menampakkan kecantikannya kepada orang lain( menurut amirul mukminin fil hadits ”imam bukhori” ).

6.) wanita yang keluar rumah dengan berjalan dihadapan seorang laki-laki.( menurut alhafizh mufassir ibnu katsir ).

7.) tindakan yang dilakukan seorang wanita dengan melepaskan jilbabnya,sehingga tampaklah gelang dan kalungnya.( menurut mufassir” muqotil bin sulaiman ”).

Syaikh kamil muhammmad uwaidah menyimpulkan maksud tabarruj didalam kitabnya:” AL-JAMI’ FII FIQHI ANNNISA”:
Tabarruj adalah: ” seorang wanita yang berdandan dengan mempertontonkan atau memperlihatkan perhiasannya dan menampakkan keindahan tubuhnya serta juga kecantikan wajahnya”.
Didunia ini baik dari negara amerika,eropa,arab,dan khususnya indonesia banyak sekali wanita-wanita yang suka dengan tabarruj,baik itu dari kalangan muda maupun tua,apalagi pada zaman sekarang ini.contohnya,seorang siswi,mahasiswi,bahkan ibu-ibu banyak sekali yang berpakaian yukensi dan juga berpakaian muslimah yang gaul.

Islam adalah agama yang sempurna,dari problem yang terkecil sampai terbesar diatur oleh islam.kita sebagai manusia yang dhoif, janganlah melanggar syariat yang sudah ditetapkan oleh ALLAH dan ROSULnya.maka dari itu,islam memerintahkan khususnya bagi wanita berpakainlah hingga menutupi aurat dan juga islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap problem tabarruj ini,dimana sejak dini islam telah memberikan batasan usia seoarang wanita dalam hal menutupi aurat.maka mengenai hal ini,Rosulullah S.A.W. Bersabda:” wahai asma,jika seorang wanita telah menjalani haidh,maka tidak diperbolehkan bagi wanita dilihat kecuali ini dan ini,Nabi saw mengisyaratkan wajah dan kedua telapak tangannya”.(H.S.R ABU DAWUD).

Rosulullah saw bersabda:” ada 2 kelompok penghuni neraka yang belum pernah aku(rosul) melihatnya,yaitu:(1.)suatu kaum yang bersama mereka cambuk seperti ekor sapi yang digunakannya untuk mencambuk orang-orang dan (2.)wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang,genit/centil,kepalanya seperti punuk onta yang miring.mereka(2 kelompok tersebut) tidak akan masuk surga dan tidak juga mencium bau surga,sesungguhnya bau surga itu tercium dari jarak ini dan itu”.(H.S.R.MUSLIM).

Maka dari itu,Hai para wanita tutuplah auratmu kecuali wajah dan kedua telapak tanganmu.selain itu wanita juga tidak diperbolehkan memakai parfum yang tercium aromanya oleh orang lain karena Rosulullah saw bersabda:”setiap wanita mana saja yang memakai parfum,maka hendaklah wanita itu tidak mengerjakan sholat isya bersama kami”(H.S.R.MUSLIM).

Dari musa bin yassar rodhiyallahu anhu,dia menceritakan,ada seorang wanita yang berjalan melewati abu hurairah yang aroma parfumnya sangat menyerbak.maka abu hurairah bertanya:kemana engkau hendak pergi?maka wanita itu menjawab:kemasjid.lalu abu hurairah bertanya:apakah engkau memakai parfum?maka wanita ini menjawab:ya.selanjutnya abu hurairah berkata:pulang dan mandilah,sesungguhnya aku pernah mendengar Rosulullah saw bersabda:”ALLAH SWT tidak akan menerima sholat seorang wanita yang pergi kemasjid sedang aroma parfumnya sangat menyerbak sehingga wanita itu pergi dan mandi”.(H.S.R.IBNU KHUZAIMAH).

Dari ghonim bin qois,dari abu musa al-asyari r.a,dia menceritakan,Rosulullah saw bersabda:”setiap wanita mana saja yang memakai parfum,lalu dia berjalan melewati suatu kaum,supaya kaum tersebut mencium bau wanginya itu,maka berarti wanita tersebut telah berzina”,( H.S.R.AHMAD,TIRMIDZI,NASAI DAN ABU DAWUD).

Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahayanya wanita yang memakai parfum yang sangat mencolok baik itu pergi kemasjid,kampus,pasar,apalagi jalan-jalan ketempat wisata.
perbedaan antara parfum pria dengan parfum wanita yaitu parfum pria tercium aromanya tetapi tidak tampak warnanya,sedangkan parfum wanita tidak tercium aromanya tetapi tampak warnanya.Rosululah SAW bersabda:” parfum pria adalah yang tercium aromanya dan tidak tampak warnanya,dan parfum wanita adalah yang tampak warnanya dan tidak tercium aromanya”.( H.S.R.TIRMIDZI DAN NASAI).

Dari imron bin hushain,dia menceritakan,Rosulullah SAW bersabda:” Ketahuilah,bahwa parfum pria adalah yang tercium dan tidak tampak warnanya.Ketahuilah,sedangkan parfum wanita adalah yang tampak warnanya dan tidak tercium aromanya”( H.S.R.ABU DAWUD DAN AHMAD).
bersambung…
alhaqqu min robbika,amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: